Mengenal Dan Menggunakan Numeric Built-In Function Di Oracle

Pada tutorial sebelumnya Anda telah belajar tentang Penggunaan Fungsi String di MySQL. Melanjutkan pokok bahasan built-in function di database Oracle, pada tutorial kali ini akan dibahas tentang Numeric Function yang ada di database Oracle.

Apa Itu Numeric Function?

Numeric function adalah fungsi yang digunakan dalam operasi matematika. Database Oracle mempunyai segudang built-in numeric function yang bisa Anda gunakan.


Macam-Macam Numeric Function

Di bawah ini adalah tabel Numeric function di database Oracle:

Nama Fungsi Deskripsi
ABS(x) Menampilkan nilai absolute dari suatu bilangan.
ACOS(x) Menampilkan nilai Arc Cosinus dari suatu bilangan (x). Apabila bilangan (x) tidak mempunyai nilai antara -1 dan 1, maka akan mengeluarkan error "ORA-01428 argument 'x' is out of range".
ASIN(x) Menampilkan nilai Arc Sinus dari suatu bilangan (x). Apabila bilangan (x) tidak mempunyai nilai antara -1 dan 1, maka akan menampilkan error message "ORA-01428 argument 'x' is out of range".
ATAN(x) Menampilkan nilai Arc Tangen dari suatu bilangan (x).
AVG(value) Menampilkan nilai rata-rata atau average dari suatu bilangan.
CEIL(x) Menampilkan hasil pemotongan dari suatu bilangan pecahan(x) dibelakang koma (decimal) dan hasilnya dibulatkan keatas.
COS(x) Menampilkan nilai Cosinus dari suatu bilangan (x).
COUNT(value) Menampilkan jumlah record dari sebuah query.
EXP(x) Menampilkan hasil eksponensial suatu bilangan (x).
FLOOR(x) Menampilkan hasil pemotongan dari suatu bilangan pecahan (x) yang ada dibelakang koma (decimal).
GREATEST(x1, x2, ...) Menampilkan nilai terbesar dari beberapa bilangan di parameter.
LEAST(x1, x2, ...) Menampilkan nilai terkecil dari beberapa bilangan di parameter.
LENGTH(str) Menampilkan panjang karakter dari suatu string atau kata.
LN(x) Menampilkan bilangan logaritma natural dari sebuah bilangan (x).
MOD(x, y) Menampilkan nilai modulus dari suatu bilangan x dan y.
POWER(x,y) Menghasilkan nilai bilangan x pangkat y
ROUND(nilai,presisi) Menampilkan hasil dari pembulatan (rounding) suatu nilai atau bilangan sesuai dengan presisi yang diinginkan.
SIN(x) Menghasilkan nilai Sinus dari suatu bilangan (x)
SUM(x) Menampilkan jumlah total dari suatu bilangan (x)
SQRT(x) Menghasilkan nilai akar dari suatu bilangan (x)
TAN(x) Menghasilkan nilai Tangen dari suatu bilangan (x)
TRUNC(nilai,presisi) Menampilkan hasil pemotongan dari suatu nilai (bilangan) sesuai dengan presisi yang diinginkan.

Pada tutorial kali ini, Kita akan menggunakan tabel MAHASISWA sebagai contoh latihan disamping menggunakan tabel DUAL. Anda dapat menjalankan script di bawah ini untuk membuat tabel mahasiswa dan mengisi datanya.

Script Create Table

CREATE TABLE MAHASISWA
(
  NPM            VARCHAR2(10 BYTE),
  NAMA           VARCHAR2(30 BYTE),
  TEMPAT_LAHIR   VARCHAR2(30 BYTE),
  TANGGAL_LAHIR  DATE,
  GENDER         CHAR(1 BYTE),
  JURUSAN        VARCHAR2(30 BYTE),
  IPK            NUMBER(3,2)

)

Script Insert Data

Insert into MAHASISWA
   (NPM, NAMA, TEMPAT_LAHIR, TANGGAL_LAHIR, GENDER, JURUSAN, IPK)
 Values
   ('201482738', 'Nani Indriyani', 'Brebes', TO_DATE('01/12/1990 00:00:00', 'MM/DD/YYYY HH24:MI:SS'), 'P', 'Bahasa Inggris', 3.25);
Insert into MAHASISWA
   (NPM, NAMA, TEMPAT_LAHIR, TANGGAL_LAHIR, GENDER, JURUSAN, IPK)
 Values
   ('201498999', 'Nurul Hikmah', 'Bandung', TO_DATE('01/20/1996 00:00:00', 'MM/DD/YYYY HH24:MI:SS'), 'L', 'Teknik Informatika', 3);
Insert into MAHASISWA
   (NPM, NAMA, TEMPAT_LAHIR, TANGGAL_LAHIR, GENDER, 
    JURUSAN, IPK)
 Values
   ('201498989', 'Ahmad Fatoni', 'Jakarta', TO_DATE('03/01/1995 00:00:00', 'MM/DD/YYYY HH24:MI:SS'), 'L', 'Teknik Informatika', 2.75);
COMMIT;


ABS(x)

Fungsi ABS (absolute) digunakan untuk menampilkan nilai absolute atau mutlak dari suatu bilangan. Nilai absolute adalah nilai yang selalu bernilai positif.

Contoh #1:

SQL> SELECT ABS(5) FROM dual;

    ABS(5)
----------
         5

Contoh #2:

SQL> SELECT ABS(-5) FROM dual;

   ABS(-5)
----------
         5

ACOS(x)

Fungsi ACOS(x) digunakan menampilkan nilai Arc Cosinus dari suatu bilangan. Apabila bilangan (x) tidak mempunyai rentang nilai antara -1 dan 1, maka akan menampilkan error message "ORA-01428 argument 'x' is out of range".


Contoh #1:

SQL> SELECT ACOS(0.5) FROM dual;

 ACOS(0.5)
----------
1,04719755

Contoh #2:

SQL> SELECT ACOS(2) FROM dual;
SELECT ACOS(2) FROM dual
            *
ERROR at line 1:
ORA-01428: argument '2' is out of range


ASIN(x)

Menampilkan nilai Arc Sinus dari suatu bilangan (x). Apabila bilangan (x) tidak mempunyai rentang nilai antara -1 dan 1, maka akan menampilkan error message "ORA-01428 argument 'x' is out of range". 

Contoh #1:

SQL> SELECT ASIN(2) FROM dual;
SELECT ASIN(2) FROM dual
            *
ERROR at line 1:
ORA-01428: argument '2' is out of range

Contoh #2:

SQL> SELECT ASIN(0.5) FROM dual;

 ASIN(0.5)
----------
,523598776


ATAN(x)

Menampilkan nilai Arc Tangen dari suatu bilangan (x). 

Contoh #1:

SQL> SELECT ATAN(0.5) FROM dual;

 ATAN(0.5)
----------
,463647609


Contoh #2:

SQL> SELECT ATAN(2) FROM dual;

   ATAN(2)
----------
1,10714872


AVG(value)

Fungsi AVG(value) digunakan untuk menampilkan nilai rata-rata atau average dari suatu bilangan (value).

Contoh:
SQL> SELECT AVG(ipk) FROM mahasiswa;

  AVG(IPK)
----------
         3


CEIL(x)

Fungsi CEIL() digunakan untuk menampilkan hasil pemotongan dari suatu bilangan pecahan(x) dibelakang koma (decimal) dan hasilnya dibulatkan keatas.

Contoh:

SQL> SELECT CEIL(123.6789) FROM dual;

CEIL(123.6789)
--------------
           124


COS(x)

Fungsi COS(x) digunakan nilai Cosinus dari suatu bilangan(x).

Contoh:

SQL> SELECT COS(45) FROM dual;

   COS(45)
----------
,525321989


COUNT(value)

Fungsi COUNT() digunakan untuk menampilkan jumlah record dari sebuah query.

Contoh:

SQL> SELECT COUNT(*) FROM mahasiswa;

  COUNT(*)
----------
         3


EXP(x)

Fungsi EXP() digunakan untuk menampilkan hasil eksponensial suatu bilangan (x).

Contoh:



FLOOR(x)

Fungsi FLOOR() digunakan untuk menampilkan hasil pemotongan dari suatu bilangan pecahan (x) yang ada dibelakang koma (decimal).

Contoh:

SQL> SELECT FLOOR(123.6789) FROM dual;

FLOOR(123.6789)
---------------
            123


GREATEST(x1, x2, ...)

Fungsi GREATEST(x1,x2,...) digunakan untuk menampilkan nilai terbesar dari beberapa bilangan di parameter (x1, x2, ...). Fungsi ini dapat memiliki lebih dari dua argument atau parameter.


Contoh:

SQL> SELECT GREATEST(10,30,100) FROM dual;

GREATEST(10,30,100)
-------------------
                100

LEAST(x1, x2, ...)

Fungsi LEAST(x1,x2, ...) digunakan untuk menampilkan nilai terkecil dari beberapa bilangan di parameter (x1, x2, ...). Fungsi ini dapat memiliki lebih dari dua argument atau paremeter.

Contoh:

SQL> SELECT LEAST(10,30,100) FROM dual;

LEAST(10,30,100)
----------------
              10


LENGTH(str)

Fungsi LENGTH() digunakan untuk menampilkan panjang karakter dari suatu string atau kata.

Contoh:

SQL> SELECT LENGTH(nama) FROM mahasiswa;

LENGTH(NAMA)
------------
          14
          12
          12


LN(x)

Fungsi LN() digunakan untuk menampilkan bilangan logaritma natural dari sebuah bilangan (x).

Contoh:

SQL> SELECT LN(10) FROM dual;

    LN(10)
----------
2,30258509


MOD(x, y)

Fungsi MOD(x,y) digunakan untuk menampilkan nilai modulus dari suatu bilangan x dan y.

Contoh:

SQL> SELECT MOD(7,2) FROM dual;

  MOD(7,2)
----------
         1


POWER(x,y)

Fungsi POWER(x,y) digunakan untuk menampilkan hasil nilai bilangan dari x pangkat y.

Contoh:

SQL> SELECT POWER(2,3) FROM dual;

POWER(2,3)
----------
         8


ROUND(nilai,presisi)

Fungsi ROUND() digunakan untuk menampilkan hasil dari pembulatan (rounding) suatu nilai atau bilangan sesuai dengan presisi yang diinginkan.

Contoh:

SQL> SELECT ROUND(123.6789,1), ROUND(123.6789,2), ROUND(123.6789,3) FROM dual;

ROUND(123.6789,1) ROUND(123.6789,2) ROUND(123.6789,3)
----------------- ----------------- -----------------
            123,7            123,68           123,679

SIN(x)

Fungsi SIN(x) digunakan untuk menghasilkan nilai Sinus dari suatu bilangan (x).

Contoh:

SQL> SELECT SQRT(45) FROM dual;

  SQRT(45)
----------
6,70820393


SQRT(x)

Fungsi SQRT(x) digunakan untuk menghasilkan nilai akar dari suatu bilangan (x)

Contoh:

SQL> SELECT SQRT(25) FROM dual;

  SQRT(25)
----------
         5


SUM(x)

Fungsi SUM() digunakan untuk menampilkan jumlah total dari suatu bilangan (x).

Contoh :

SQL> SELECT SUM(ipk) FROM mahasiswa;

  SUM(IPK)
----------
         9


TAX(x)

Fungsi TAN(x) digunakan untuk menghasilkan nilai Tangen dari suatu bilangan (x).

SQL> SELECT TAN(45) FROM dual;

   TAN(45)
----------
1,61977519


TRUNC(nilai,presisi)

Fungsi TRUNC() digunakan untuk menampilkan hasil pemotongan dari suatu nilai (bilangan) sesuai dengan presisi yang diinginkan.

Contoh:

SQL> SELECT TRUNC(123.6789,1), TRUNC(123.6789,2), TRUNC(123.6789,3) FROM dual;

TRUNC(123.6789,1) TRUNC(123.6789,2) TRUNC(123.6789,3)
----------------- ----------------- -----------------
            123,6            123,67           123,678



Rekomendasi Tutorial


Sekian tutorial singkat Bagaimana Cara Menggunakan Numeric Built-in Functions Di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar Database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan Anda bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,


~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat, saya sangat berterima kasih bila Anda mau membagikannya ke teman. Jangan lupa dapatkan update artikel terbaru dari Naura-Lab melalui email:

Post a Comment